PKP Pemprov. Sulsel Gelar Stula di BPSDM Jatim

By Muharrir Mukhlis 10 Jun 2024, 17:45:48 WIB Kegiatan BPSDM SULSEL
PKP Pemprov. Sulsel Gelar Stula di BPSDM Jatim

Surabaya, 3 Juni 2024 – Penerimaan Studi Lapangan Angkatan XVI dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berlangsung dengan sukses di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur. Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Badan Bapak Andi Murtan, S.IP., M.Si yang mewakili Kepala BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan.

Sebanyak 40 peserta dari berbagai instansi di Sulawesi Selatan telah diterima di BPSDM Provinsi Jawa Timur. Kehadiran para peserta ini disambut langsung oleh Kepala BPSDM Jawa Timur, Dr. Ramliyanto, SP., M.IP. Dalam sambutannya, Dr. Ramliyanto mengungkapkan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan kepada BPSDM Jawa Timur sebagai tuan rumah studi lapangan ini. Ia berharap agar kegiatan ini dapat memberikan manfaat besar bagi peningkatan kapasitas sumber daya manusia di Sulawesi Selatan.

Para peserta studi lapangan tersebut dibagi menjadi empat kelompok dengan lokus yang berbeda-beda di Jawa Timur, yakni: Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda); Dinas Pendidikan (Disdik), dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD)

Setiap kelompok akan mendapatkan kesempatan untuk mengamati dan mempelajari berbagai praktik terbaik yang diterapkan di instansi-instansi tersebut. Mereka diharapkan dapat membawa pulang pengetahuan dan pengalaman yang berharga untuk diterapkan di daerah asal masing-masing.

Sekretaris Badan Bapak Andi Murtan, S.IP., M.Si menyatakan, "Kami sangat menghargai sambutan hangat dari BPSDM Provinsi Jawa Timur. Melalui kegiatan studi lapangan ini, kami berharap peserta dapat meningkatkan kompetensi mereka serta membawa inovasi dan inspirasi baru ke Sulawesi Selatan."

Studi lapangan ini merupakan bagian dari program pengembangan kapasitas yang berkelanjutan bagi para pegawai negeri sipil di Sulawesi Selatan. Diharapkan, melalui kerja sama antarprovinsi seperti ini, kualitas pelayanan publik di Indonesia dapat semakin meningkat.

Acara penerimaan ini juga diisi dengan sesi diskusi dan sharing knowledge antara kedua belah pihak, menciptakan suasana yang penuh keakraban dan kolaborasi. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan baik antara Jatim dan Sulsel.