PENTINGNYA COACHING DALAM MENYUSUN PROYEK PERUBAHAN DIKLAT KEPEMIMPINAN STRUKTURAL

By Muharrir Mukhlis 08 Okt 2018, 20:32:58 WIB Serba Serbi
PENTINGNYA COACHING DALAM MENYUSUN PROYEK PERUBAHAN DIKLAT KEPEMIMPINAN STRUKTURAL

Keterangan Gambar : Dr. dr Ampera M.S., Ked., MH. Staf pada BPSDM Prov Sulsel


Diklat kepemimpinan struktural Pola Baru  bertujuan untuk menghasilkan pemimpin-pemimpin perubahan yang memiliki kemampuan untuk melakukan adaptive leadership terhadap berbagai permasalahan organasisi sesuai dengan tupoksi masing-masing pimpinan berdasarkan jenjang eselonisasi yang di embannya. Kepemimpin adaptif adalah sebuah kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin untuk senantiasa dapat menyesuaikan diri terhadap berbagai perubahan yang terjadi dan memberi solusi dan jalan keluar atas perubahan tersebut  sehingga terjadi peningkatan kualitas pelayanan publik sesuai dengan tujuan dan arah kebijakan organisasi.

Sebagai sebuah kompetensi kepemimpinan, seorang peserta diklat kepemimpinan pola baru  dituntut mampu merancang sebuah proyek perubahan yang bersesuaian dengan tupoksi jabatan yang didudukinya agar kinerja yang dilakukannya ke depan akan menjadi lebih efektif, efisien dan meningkatkan mutu pelayanan publik serta capaian kinerja organisasi. Proyek Perubahan ini haruslah sesuatu yang bersifat inovatif, spesifik, relevan, aktual dan transformatif sehingga memberikan hasil dan manfaat yang maksimal baik jangka pendek, menengah dan panjang.

Menyusun sebuah rancangan Proyek Perubahan bukanlah hal yang mudah seperti membalikkan telapak tangan, karena dibutuhkan kepekaan bagi seorang pemimpin untuk menemukan permasalahan-permasalahan berdasarkan isu-isu strategis yang berkembang baik yang berasal dari internal organisasi maupun dari eksternal organisasi. Selanjutnya untuk menjawab permasalahan yang terpilih untuk diangkat sebagai proyek Perubahan harus dilakukan berbagai tahapan (milestone) dengan melibatkan Tim kerja danstake holders yang memiliki komitmen yang kuat untuk melakukan perubahan tersebut.

Sehubungan dengan penyusunan rancangan Proyek Perubahan tersebut maka dibutuhkan dukungan dari seorang mentor (atasan langsung) dan Coach yang berpengalaman agar proyek perubahan tersebut tidak salah sasaran dan tidak menyimpang dari tupoksi reformer dan strategi kebijakan organisasi.

Seorang Coach biasanya adalah seorang Widyaiswara (WI) yang memiliki pengalaman dan jam terbang yang tinggi dalam melakukan pendampingan (coaching) terhadap reformer-reformer pemula dalam menyelesaikan Proyek Perubahannya. Peran coach lebih pada membimbing, memonitor dan memastikan bahwa reformermya telah menyusun rancangan proyek perubahan yang sesuai dengan kebutuhan organisasi. Dalam hal ini coach bertindak tidak sebagai orang yang menggurui tetapi lebih pada upaya membimbing, mengarahkan dan memotivasi reformer untuk menyelesaikan proyek perubahan tersebut.

Seorang Coach haruslah terlatih dalam hal mendengarkan, mengajukan pertanyaan kritis, mengklarifikasikan, mengarahkan dan melakukan tindakan strategis terhadap sebuah rancangan Proyek Perubahan yang akan dilakukan oleh seorang reformer. Dalam melakukan coaching seorang coach haruslah memiliki pengetahuan yang handal akan berbagai metode coaching agar reformer mampu membuat sebuah proyek perubahan bahkan sampai pada pelaksanaan proyek perubahan tersebut.

Seorang Coach berpengalaman akan membantu reformer dalam menemukan jati dirinya agar mampu melakukan sesuatu yang terbaik khususnya dalam membuat dan mengimplementasikan proyek perubahan yang telah disepakatinya bersama dengan mentor dan coach.  Seorang Coach harus dapat membantu reformer dalam menentukan tujuan dari proyek perubahan yang akan dilakukan,  mengarahkan reformer untuk melihat realitas permasalahan yang dihadapi dan melakukan analisis atau penggalian atas permasalahan yang dihadapi, membimbing reformer untuk melakukan alternatif-alternatif pemilihan inovasi pemecahan masalah dan merangsang sikap dan kemauan reformer untuk menyelesaikan permasahan yang dihadapinya.

Oleh sebab itu, pelaksanaan coaching yang baik dari seorang coach yang berpengalaman merupakan salah satu kunci keberhasilan diklat kepemimpinan pola baru dalam menghasilkan pemimpin-pemimpin perubahan.