JURNAL SIPATOKKONG BPSDM SULSEL BERSAMA ABKIN KAL-SEL
Gelar E-Learning Bimbingan dan Konseling Dampingi Korban Covid-19

By Muharrir Mukhlis 10 Jun 2020, 22:09:10 WIB Serba Serbi
JURNAL SIPATOKKONG BPSDM SULSEL BERSAMA ABKIN KAL-SEL

Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN) Kalimantan Selatan yang diketuai Dr. Ali Rahman, M.Pd menggelar pendampingan kepada guru se-Indonesia pelatihan e-learning bimbingan dan konseling dengan tema optimalisasi peran guru BK di sekolah. Kegiatan itu menggandeng lima Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) perwakilan provinsi. Di antaranya, MGBK SMP DKI Jakarta, MGBK Kemenag Provinsi Jawa Timur, MGBK SMP Humbang Hasundutan Sumatera Utara, MGBK SMP Kabupaten Bogor. Pembelajaran Daring (E-Learning) tersebut didesain oleh Jurnal Sipatokkong BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan dengan menggunakan beberapa tools yang familiar di kalangan guru. Pelatihan dihadiri kurang lebih 500 peserta dari seluruh provinsi di Indonesia selama empat hari dari 27-30 April 2020.


Widyaiswara Kemdikbud (PPPPTK Penjas BK) Eny Usmawati M.Pd selaku narasumber mengatakan, kegiatan itu merupakan bagian dari kontribusi kecil untuk negeri di tengah wabah pandemik Coronavirus disease (Covid-19). Sekaligus wujud pengembangan diri dan peningakatan kompetensi guru BK yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa melalui pembinaan guru BK. “Pelatihan difokuskan dalam proses merencanakan, melaksanakan sampa dengan mengevaluasi pelayanan BK yang berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills),” jelas Eny. 


Guru SMAN 4 KOTA BLITAR Naning Wahju Rahadjeng mengaku, walau pelatihan secara online, namun banyak pengalaman dan ilmu yang dibagikan oleh Bu Eny,” kata Naning. 
Sementara itu, penggagas e-learning Dr Ali Rahman, M.Pd mengatakan, hasil dana dalam pelatihan tersebut dialokasikan sebagai dukungan psikososial pada korban terdampak Covid-19. Di antaranya berupa pembagian masker dan kebutuhan pokok sehari-hari. “Mengingat tingginya antusias para peserta pelatihan rencana akan diadakan pelatihan tahap kedua. Semoga kegiatan ini bisa menginspirasi organisasi-organisasi pendidikan lain yang ada di Indonesia,” pungkasnya. (*/han)