HARI JADI SULSEL KE – 349 DILAKSANAKAN DPRD PROV. SULSEL

By Muharrir Mukhlis 23 Okt 2018, 08:21:08 WIB Serba Serbi
HARI JADI SULSEL KE – 349 DILAKSANAKAN DPRD PROV. SULSEL

Keterangan Gambar : Prof. DR. Ir. H. M. Nurdin Abdullah, M.Agr (kiri), H. Moh. Roem, SH., M.Si (Kanan)


Peringatan Hari Jadi Provinsi Sulawesi Selatan yang ke – 349 diselenggarakan di Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Jl. Urip Sumoharjo No.59, Makassar pada Sidang Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.

“Dalam suasana peringatan hari jadi Sulawesi Selatan kali ini, terbesit suatu rasa duka dan empati yang mendalam terhadap musibah bencana alam yang menimpa saudara-saudara kita di Palu, Sigi dan Donggala. Untuk itu, mari kita ulurkan tangan, kembali memberikan sentuhan emosional kita, bahu membahu meringankan beban yang dialami oleh para korban yang sungguh masih membutuhkan dukungan dan doa untuk ketabahan mereka.” Ucap Prof. Nurdin Abdullah dalam sambutannya.

Dengan menggunakan pakaian adat Sulawesi Selatan, hadir dalam acara tersebut antara lain Ketua dan seluruh anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, para anggota Forkopimda Provinsi Sulawesi Selatan, Para Bupati/Walikota se Provinsi Sulawesi Selatan, para pimpinan Perguruan Tinggi, Para Kepala OPD lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dan para tokoh masyarakat. Hari Jadi Sulsel yang ke – 349 kali ini mengangkat tema “Dengan semangat hari jadi Provinsi Sulawesi Selatan ke – 349 kita bangun Sulawesi Selatan yang Inovatif, Produktif, Kompetitif dan Berkarakter”.

Beliau pun menegaskan kepada seluruh yang hadir dalam acara tersebut bahwa Provinsi Sulawesi Selatan ke depan harus dibangun dengan misi yang jelas, terukur, terencana dan dapat diimplementasikan antara lain, Sulsel Bersih Melayani, Sulsel Sehat Cerdas, Sulsel Terkoneksi, Sulsel Mandiri Sejahtera, dan Sulsel Berkarakter. Penjabaran visi dan misi tersebut dituangkan dalam 5 (lima) program nyata yaitu, (1) Pemberdayaan Ekonomi kerakyatan melalui hilirisasi komoditas pertanian, perikanan, kehutanan, perkebunan, dan pertambangan. (2) Pembangunan Infrastruktur yang menjangkau masyarakat desa terpencil, (3) Di bidang kesehatan, pembangunan Rumah Sakit Regional di 6 Wilayah dan Ambulans siaga, (4) Birokrasi anti korupsi dan pendidikan masyarakat madani, dan (5) Pembangunan destinasi wisata andalan berkualitas internasional. (19 Oktober 2018)