BAHASA KORPORAT DAN BAHASA BIROKRAT DALAM KOMUNIKASI PUBLIK: KUNCI EFEKTIVITAS DAN KESESUAIAN
KASWADI YUDHA PAMUNGKAS S.IP, M.Si WIDYAISWARA AHLI MUDA Fasilitator/Trainer Pembentukan Jabatan Pranata Humas

By Muharrir Mukhlis 19 Okt 2023, 07:26:06 WIB Artikel
BAHASA KORPORAT DAN BAHASA BIROKRAT DALAM KOMUNIKASI PUBLIK: KUNCI EFEKTIVITAS DAN KESESUAIAN

Pendahuluan

Dalam dunia modern yang gejala globalisasi semakin terasa, komunikasi publik menjadi jembatan penting antara institusi dan masyarakat. Dalam ranah ini, bahasa korporat dan bahasa birokrat memainkan peran sentral. Saya akan  berusaha menjelaskan makna, perbedaan, serta pentingnya penggunaan bahasa korporat dan birokrat dalam konteks komunikasi publik.

Dalam dunia komunikasi publik, bahasa memiliki peran yang sangat penting. Bahasa yang digunakan tidak hanya mencerminkan identitas suatu organisasi atau lembaga, tetapi juga mempengaruhi cara pesan disampaikan dan diterima. Dua bentuk bahasa yang sering dijumpai dalam komunikasi publik adalah bahasa korporat dan bahasa birokrat. Meskipun keduanya tampak mirip, keduanya memiliki perbedaan yang signifikan dalam konteks penggunaannya.

Bahasa Korporat: Elegan dan Menggoda

Bahasa korporat merupakan bentuk komunikasi yang digunakan oleh perusahaan atau organisasi untuk berbicara kepada masyarakat, pelanggan, dan mitra bisnis. Ciri utama bahasa korporat adalah formalitas dan elegansinya. Bahasa ini sering digunakan dalam surat resmi, proposal bisnis, dan materi promosi. Kejelasan dan kehati-hatian dalam memilih kata adalah kunci utama dalam bahasa korporat. Penggunaannya yang cermat mencerminkan profesionalisme dan reputasi sebuah perusahaan.

Bahasa Korporat Instrumen Memahami Kepentingan dan Citra Merek

Bahasa korporat adalah bahasa yang digunakan oleh perusahaan atau organisasi untuk berkomunikasi dengan khalayak luas. Bahasa ini sering digunakan dalam iklan, materi pemasaran, situs web perusahaan, dan komunikasi formal lainnya. Tujuan utama dari bahasa korporat adalah menciptakan citra merek yang positif, profesional, dan dapat diandalkan. Bahasa korporat cenderung:

  1. Ringkas dan Jelas: Bahasa korporat mengutamakan klaritas dan kejelasan dalam menyampaikan pesan. Ungkapan dan frasa yang dipilih biasanya sederhana dan mudah dimengerti oleh audiens.
  2. Memperlihatkan Kelebihan Produk atau Layanan: Dalam bahasa korporat, fokus diberikan pada keunggulan produk atau layanan yang ditawarkan. Bahasa ini sering kali mengandung elemen persuasif untuk meyakinkan konsumen.
  3. Berorientasi pada Pelanggan: Bahasa korporat sering kali menekankan manfaat produk atau layanan bagi pelanggan. Pesan-pesan ini dirancang untuk menarik minat dan kebutuhan pelanggan potensial.

 

Bahasa Birokrat: Resmi namun Sulit Dimengerti namun membawa pesan kepentingan pemerintah dan lembaga publik

Perlu di ketahui bahasa birokrat adalah bentuk komunikasi resmi yang digunakan oleh lembaga-lembaga pemerintahan. Bahasa ini ditandai oleh kemungkinan penggunaan frasa yang kompleks, panjang, dan sulit dimengerti. Keberlanjutan penggunaan bahasa birokrat dalam komunikasi publik dapat menciptakan kesenjangan antara pemerintah dan masyarakat. Namun, ini bukanlah ketentuan tetap; upaya-upaya terus menerus dilakukan untuk membuat bahasa birokrat lebih mudah dimengerti oleh masyarakat umum.

Di sisi lain, bahasa birokrat adalah bahasa yang digunakan oleh pemerintah dan lembaga-lembaga publik dalam berbagai konteks, termasuk dalam penyusunan peraturan, kebijakan publik, dan dokumen resmi lainnya. Bahasa birokrat cenderung:

  1. Teknis dan Kaku: Bahasa birokrat sering kali sangat teknis dan formal. Ungkapan hukum dan istilah teknis sering digunakan untuk memastikan ketepatan dan kejelasan makna.
  2. Netral dan Objektif: Bahasa birokrat harus netral dan objektif, tanpa memihak pada suatu kelompok atau kepentingan tertentu. Tujuannya adalah memberikan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
  3. Presisi dan Keakuratan: Dalam bahasa birokrat, setiap kata dipilih dengan hati-hati. Struktur kalimat yang presisi dan akurat penting untuk memastikan tidak ada ruang untuk penafsiran ganda atau kesalahpahaman.

 

Pentingnya Kesesuaian Konteks dalam Penggunaan Bahasa Korporat dan Birokrat

  1. Kesesuaian Dengan Audiens: Penting untuk memahami audiens yang dituju. Bahasa korporat lebih sesuai untuk komunikasi bisnis dan promosi kepada pelanggan, sementara bahasa birokrat lebih cocok untuk komunikasi internal pemerintah.
  2. Kemudahan Pemahaman: Bahasa yang digunakan seharusnya mempermudah, bukan mempersulit, pemahaman. Kedua jenis bahasa ini harus diartikulasikan dengan jelas dan ringkas agar pesan yang ingin disampaikan benar-benar tersampaikan.
  3. Kejujuran dan Transparansi: Terlepas dari jenis bahasa yang digunakan, kejujuran dan transparansi tetap kunci dalam komunikasi publik. Kedua jenis bahasa ini tidak boleh digunakan untuk menyembunyikan informasi atau memanipulasi persepsi masyarakat.

Memahami Konteks adalah Kunci Dalam pengaplikasiannya

Dalam dunia yang terus berubah ini, kesadaran akan keberlanjutan penting dalam memilih jenis bahasa yang digunakan dalam komunikasi publik. Bahasa korporat dan bahasa birokrat, ketika digunakan dengan bijak dan sesuai konteks, bisa menjadi alat yang kuat untuk membangun hubungan yang positif antara institusi dan masyarakat. Memahami audiens, mempermudah pemahaman, dan tetap berkomitmen pada kejujuran adalah landasan utama dalam menggunakan kedua jenis bahasa ini secara efektif dalam komunikasi publik.