PENTINGNYA ANALISIS KEBUTUHAN DIKLAT DALAM CORPORATE UNIVERSITY
Oleh :Dr. dr. Ampera Matippanna, MH (Dokter Ahli Madya BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan)

By Muharrir Mukhlis 11 Sep 2021, 16:19:00 WIB Artikel
PENTINGNYA ANALISIS KEBUTUHAN DIKLAT DALAM CORPORATE UNIVERSITY

Salah satu upaya yang lagi trend dibicarakan oleh sebagian besar orang yang terlibat dalam pengembangan SDM organisasi baik perusahaan maupun pemerintahan adalah Corporate University.

Corporate University adalah konsep pengembangan kompetensi SDM yang dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi dalam meningkatkan produktivitas karyawan dan meningkatkan capaian kinerja organisasi atau perusahaan. Meskipun namanya menggunakan  kata  university  namun  sistem  pengembangan  SDM nya tidak sama atau berbeda sistem pengembangan SDM di kampus-kampus  universitas.

Menurut Herizal dan Haryanto dalam Rustiny 2018, Corporate University memiliki beberapa karakteristik yaitu antara lain : fokus pada kebutuhan bisnis (kegiatan utama organisasi), pelayanan yang bersifat proaktif, tenaga kediklatan tidak terfokus pada dosen, pengajar, instruktur atau trainer melainkan dilaksanakan secara terintegrasi yang dilanjutkan dengan on the job training, sistem pembelajaran dengan blended learning dengan pemanfaatan teknologi, kompetensi yang dibangun adalah kompetensi inti organisasi (core business), bukan merupakan institusi struktural tetapi merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam human capital management dalam pencapaian target organisasi.

Sehubungan dengan hal tersebut maka Corporate University menjadi sistem pengembangan SDM menjadi lebih efektif dan efisien karena dapat diikuti oleh siapa saja, kapan saja dan di mana saja. Persoalan yang kemudian muncul adalah menemukenali core business dari setiap perusahaan atau organisasi pemerintahan agar proses transformasi knowledge, skill dan  professional  attitude  terhadap  SDM  dapat  lebih  fokus  pada  kegiatan  inti  dari perusahaan atau organisasi.

Dalam hal telah diketahui dan dipahaminya suatu core business dalam perusahaan atau organisasi  pemerintahan,  maka  langkah  selanjutnya  yang dilakukan adalah mendesain

program pengembangan kompetensi inti setelah terlebih dahulu melakukan analisis kebutuhan  diklat  (AKD)  dari  setiap  perusahaan  atau  organisasi  pemerintahan.  Dalam konteks ini, pengembangan SDM bukan diarahkan agar setiap SDM menguasai semua kompetensi  (umum), tetapi pada kompetensi-kompetensi khusus dengan keahlian dan keterampilan yang tinggi berdasarkan kebutuhan organisasi.

Analisis Kebutuhan diklat merupakan faktor kunci dari keberhasilan Corporate University dengan menghasilkan rekomendasi kegiatan diklat yang prioritas bagi perusahaan atau organisasi  pemerintahan.  Dalam  hal  organisasi  pemerintahan  yang  terdiri  dari  sekian banyak perangkat daerah dengan karakteristik yang masing-masing berbeda, maka pelaksanaan Corporate University akan sulit dilaksanakan dan tidak akan maksimal tanpa analisis kebutuhan diklat yang baik, apalagi jika sistem human capital management terpusat pada satu atap.

Salah  satu  langkah  yang  dapat  dilakukan  adalah  dengan  membagi  tugas  terhadap pengelola  human  capital  management  berdasarkan  organisasi perangkat daerah untuk secara proaktif menemukan kebutuhan-kebutuhan diklat prioritas mereka yang kemudian meramunya dalam program kegiatan Corporate University dengan melibatkan tenaga kediklatan terintegrasi berdasarkan karakteristik dari kebutuhan masing-masing perangkat daerah tersebut.

Tentunya hal ini tidaklah mudah dan akan menghadapi banyak kendala teknis di lapangan. Namun pula kita tidak dapat hanya berdiam diri sambil menunggu keajaiban tiba. Semua sangat tergantung pada kemauan dan keberanian untuk memulai.

 

Makassar, 8 September 2021.

#corporate university

#Analisis Kebutuhan diklat

#Pengembangan SDM