PEMANFAATAN TALENT AQUISITION DENGAN INSTRUMEN ANALISIS SWOT DI ORGANISASI PEMERINTAHAN/OPD
KASWADI YUDHA PAMUNGKAS S.IP, M.Si Widyaiswara Ahli Muda BPSDM PROV SULSEL

By Muharrir Mukhlis 22 Apr 2022, 10:14:58 WIB Artikel
PEMANFAATAN TALENT AQUISITION DENGAN INSTRUMEN ANALISIS  SWOT DI ORGANISASI PEMERINTAHAN/OPD

Talent acquisition adalah pendekatan strategis untuk mengidentifikasi, menarik, dan mengorientasi individu berbakat untuk memenuhi kebutuhan peran proses bisnis di organsasi (pada institusi jika pdi pemerintahan  secara efisien dan efektif. Talent acquisition berorientasi pada rencana kebutuhan SDM organisasi dalam jangka panjang.

Apa itu analisis SWOT?

SWOT adalah singkatan dari strengths (kekuatan), weaknesses (kelemahan), opportunities (peluang) dan threats (ancaman). Analisis SWOT merupakan proses analisis dan pengambilan keputusan yang dilakukan berdasarkan 4 aspek tersebut. Kekuatan dan kelemahan merupakan aspek yang berkaitan dengan lingkungan internal atau organsasi itu sendiri. Sedangkan peluang dan ancaman berkaitan dengan lingkungan eksternal, berfungsi untuk mengingatkan para pembuat keputusan akan berbagai kemungkinan yang akan mereka hadapi.

aplikasinya dalam strategi talent acquisition?

Organsasi menghadapi persaingan konstan dalam memperebutkan kandidat. OPD menghadapi persaingan yang lebih ketat lagi, terutama karena kurangnya daya beli, branding, dan pengalaman mereka. Itulah alasan mengapa OPD harus mengenal diri dan lingkungannya dengan baik sebelum menerapkan suatu strategi talent acquisition. Berikut merupakan panduan singkat tentang bagaimana cara mengaplikasikan analisis SWOT dalam strategi talent acquisition.

(S) STRENGTHS

Strength atau kekuatan berbicara tentang nilai plus organsasi Anda. Beberapa pertanyaan terkait aspek ini adalah:

  1. apa kelebihan organsasi Anda dibandingkan organsasi lainnya?
  2. apa yang dianggap oleh para pesaing sebagai kekuatan Anda?
  3. apa nilai jual dari produk organsasi Anda?
  4. aspek perkembangan apa yang dapat ditawarkan organsasi Anda kepada para aplikan?

Penting bagi Anda untuk mengetahui kelebihan organsasi agar dapat bersaing secara cerdas dalam perebutan kandidat. Misalnya, organsasi yang unggul dalam bidang penelitian dan pengembangan (R&D) dapat menggunakannya sebagai sebuah nilai jual untuk memikat kandidat yang tertarik dalam bidang tersebut, daripada bersaing menggunakan besaran gaji dengan potensi merekrut pegawai yang tidak tertarik akan bidang usaha organsasi. Dengan mencatat kelebihan organsasi, bagian kepegawaianjuga dapat menilai secara berkala apakah organsasi mengalami peningkatan di aspek tertentu, dan apakah organsasi perlu terus meningkatkan aspek tertentu atau tidak.

(W) WEAKNESSES

Untuk dapat membenahi diri, seseorang harus terlebih dahulu mengetahui letak kekurangannya. Dengan mengetahui kelemahan organsasi, bagian kepegawaiandapat menentukan keahlian yang dibutuhkan untuk membantu organsasi. Kelemahan juga berfungsi untuk menegaskan aspek mana yang perlu diperhatikan, atau yang mungkin perlu dihindari. Hal-hal diatas akan membantu bagian kepegawaiandalam mengambil keputusan yang lebih cermat dalam proses rekrutmen dan mencegah mereka terburu-buru merekrut kandidat tertentu yang dinilai baik, namun sebenarnya tidak diperlukan bagi kemajuan organsasi.

(O) OPPORTUNITIES

Meskipun peluang adalah sebuah faktor eksternal, aspek ini memerlukan pengetahuan akan kebutuhan organisasi, visi, dan manajemen organsasi. Pertanyaan yang relevan meliputi:

  1. apakah jumlah calon kandidat pada industri ini semakin meningkat?
  2. apakah suatu keterampilan tertentu kini semakin diburu?
  3. apa tren baru / area yang bisa dikembangkan dalam bisnis saya?
  4. apakah sudah waktunya untuk melakukan ekspansi ke bidang-bidang lain dalam lini bisnis saya?

Menjawab beberapa pertanyaan diatas (dan masih banyak lagi) akan membantu bagian kepegawaianuntuk lebih memahami industri di mana organsasi berkecimpung, agar dapat menyusun strategi talent acquisition yang lebih matang. Misalnya, mengidentifikasi tren yang sedang naik daun dalam dunia industri memungkinkan organsasi untuk segera merekrut kandidat dengan keterampilan yang dibutuhkan oleh tren tersebut. Hal ini memungkinkan organsasi untuk ‘mencuri start’ dari para pesaingnnya. Contoh lainnya, jika jumlah calon kandidat pada bidang usaha Anda terus meningkat, organsasi dapat menerapkan strategi yang ekonomis karena ada cukup banyak persediaan kandidat.

 

 

(T) THREATS

Ancaman adalah faktor eksternal lain yang perlu dipertimbangkan karena dapat berdampak buruk bagi organsasi dalam banyak hal. Pertanyaan terkait aspek ini meliputi:

  1. apakah proses layanan / realisasi kegiatan sedang melambat?
  2. apakah biaya operasional semakin tinggi?
  3. apakah pesaing saya mendapatkan pangsa pasar?
  4. apakah jumlah calon kandidat semakin menyusut?

Ancaman dapat berupa tantangan jangka pendek atau jangka panjang, terlepas dari itu, mereka perlu ditangani. HR dapat merancang strategi talent acquisition yang mengatasi atau setidaknya meringankan dampak negatifnya. Sebagai contoh, jika pesaing Anda mulai mendapatkan pangsa pasar, organsasi harus fokus merekrut kandidat yang akan meningkatkan kekuatan organsasi. Jika biaya operasional meningkat, maka strategi yang harus dilakukan adalah mempertahankan kapasitas operasional saat ini sekaligus menekan pengeluaran, yang berarti mempekerjakan pegawai yang memiliki keterampilan yang memadai dengan tuntutan insentif yang lebih rendah.

Analisis SWOT mudah digunakan, hemat biaya, dan objektif. Analisis ini mampu memberikan gambaran yang jelas tentang organsasi berdasarkan 4 aspek diatas dan dengan cepat mengidentifikasi area yang membutuhkan perhatian segera, menjadikannya ideal untuk OPD yang seringkali memiliki keterbatasan waktu untuk mempertimbangkan situasi rumit dan keterbatasan anggaran untuk membiayai perlengkapan analisis yang mutakhir.