MENGUBAH TANTANGAN MENJADi PELUANG BAGI ASN PADA MASA PANDEMI COVID-19
Oleh : Nasrun Hamzah , SHE. MM (Ahli Madya Analis kebijakan pada Badan Pengembangan SDM Prov. Sulawesi Selatan)

By Muharrir Mukhlis 01 Sep 2021, 20:56:29 WIB Artikel
MENGUBAH TANTANGAN MENJADi PELUANG BAGI ASN PADA MASA PANDEMI COVID-19

Setiap orang termasuk Aparatur Sipil Negara ( ASN) tidak luput dari berbagai persoalan dan tantangan baik dalam kehidupan pribadi, keluarga dan pekerjaan. Bagi Sebagian besar orang persoalan atau tantangan tersebut dihadapi dengan sikap pesimis dan berusaha untuk melepaskan diri dan menghindar dari tanggung jawab yang seharusnya dipikulnya untuk menyelesaikan persoalan atau tantangan tersebut. Hanya sebagian kecil orang yang mau  menghadapi  persoalan  dan  tantangan  tersebut dan bahkan mengubah tantangan menjadi peluang besar dan menghasilkan value baik berupa spirit maupun ekonomi.

Seorang ASN yang professional diharapkan mampu mengembangkan dirinya dalam menghadapi kondisi di tengah Pandemi Covid-19 agar tidak kehilangan arah dan tujuan sebagai pelaksana kebijakan publik, pemberi pelayanan publik dan sebagai perekat dan pemersatu bangsa. Sikap, motivati dan perilaku ASN selalu dibingkai dalam cakrawala berfikir positif yaitu Japan saja dan dimana saja harus memberikan pelayanan publik yang terbaik berdasarkan norma dan standard pelayanan publik yang berlaku.

Dalam berbagai  literatur  pengembangan  diri  disebut  bahwa    modal  Utama  untuk  bagi seorang yang selalu ingin berkembang dalam situasi dan kondisi apapun yang dihadapinya adalah Fokus terhadap permasalahan yang dihadapi, mengembangkan Leadership yang efektif dan efisien dan berusaha untuk selalu tampil memberikan pelayaban yang terbaik. Dalam hal ini seorang ASN berusaha untuk menciptakan poin-poin penting dalam kariernya yang  suatu  ketika dapat berubah menjadi coin-coin-coin yang dapat diperoleh sebagai bagian  dari  hak  yang  tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku

Mengubah tantangan menjadi peluang bukanlah hal mudah. Dibutuhkan orang yang berjiwa besar, yang mau berfikir secara out of the box dan bersedia menanggung berbagai resiko atas  pilihan-pilihan  atau  langkah-langkah besar yang akan dilakukannya. Sejarah telah mencatat dengan baik bahwa hasil tidak mungkin mendustai usaha. Semakin besar pengorbanan yang dilakukan, semakin banyak waktu yang diluangkan dan semakin keras. Seseorang berfikir dalam menyelesaiakan sebuah tantangan, maka semakin besar pula hasil atau prestasi yang dicapai.

Dalam situasi Pandemi covid-19, seorang ASN akan keteteran jika hidup hanya mengandalkan gaji dan tunjangan kinerja semata. Harus ada kegiatan-kegiatan inovatif yang dilakukan   misalnya   menjadi   pembicara   atau   narasumber   dalam  berbagai  kegiatan pertemuan atau diklat, menjadi konsultan analis kebijakan pada berbagai organisasi sosial kemayarakatan,   menjadi   dosen   luar   biasa   pada   berbagai   perguruan   tinggi   atau kegiatan-kegiatan kreatif lainnya yang tidak bertentangan dengan peraturan yang berlaku dan tidak menghambat pelayanannya sebagai ASN.

Dalam kenyataannya banyak ASN yang memiliki potensi SDM yang handal, memiliki talenta yang baik, memiliki keterampilan yang mumpuni namun sepertinya terpuruk dan tak berdaya karena tidak berani mengubah tantangan menjadi peluang-peluang besar. Sikap pasrah dan masa bodoh merupakan penghambat bagi seorang ASN untuk bertumbuh dan berkembang di situasi Pandemi covid-19.

Sudah saatnya kita bangkit dan berbenah diri. Jangan menghindar dari tantangan tetapi ubahlah  tantanganmu  menjadi  peluang-peluang  besar  yang  dapat  menciptakan  point menjadi coin. Tidak ada yang mustahil sepanjang kita mau bergerak dan fokus menghadapi tantangan kita masing-masing.

Makassar 1 September 2021.